Profil AKN Ponorogo

 

 

 

Kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam upaya mewujudkan ketersediaan pendidikan tinggi di Indonesia yang bermutu dan relevan adalah :

 Mengembangkan pendidikan vokasi jangka pendek (D1 dan D2) yang berorientasi pada penyiapan tenaga kerja yang dibutuhkan lapangan kerja di daerah maupun dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Memperluas akses pendidikan tinggi di daerah dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK). Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi daerah.

Untuk itu, pada tahun 2012 didirikan Perguruan Tinggi Akademi Komunitas (AK) Negeri Ponorogo. Melalui pendirian AK Negeri diharapkan selain akan dapat meningkatkan kemampuan lulusan SLTA agar bisa mandiri, juga meningkatkan human capital secara nasional. Selain itu, AK juga dimaksudkan agar lulusannya dapat meneruskan studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi baik di universitas maupun politeknik.

Sehingga demi terlaksananya proses pendidikan tersebut maka diterbitkanlah SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 161 / P / 2012 tentang Program studi di luar domisili (PDD).

Visi dan Misi Akademi Komunitas Negeri Ponorogo

V I S I

Menjadi pusat unggulan pendidikan keteknikan profesional untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaingan di era global.

 

M I S I

  • Menghasilkan tenaga-tenaga teknik profesional yang berpikiran terbuka dan mampu bersaing dalam era global.
  • Memberikan layanan pendidikan berbasis Teknologi Informasi yang selalu Inovatif.
  • Membentuk Intitusi yang mampu sebagai pusat pengembangan teknologi, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.